fbpx

DPRK Tetapkan 5 Nama Calon Anggota Baitul Mal Pidie

Kabarandalan – Pidie : Fungsi Baitul Mal pada hakikatnya mengelola keuangan negara menggunakan akumulasi dana yang berasal dari berbagai penerimaan seperti Zakat, Wakaf , Infak, dan lain-lain. Pemanfaatannya adalah untuk melaksanakan program-program pembangunan ekonomi dan sosial.

Ketua Komisi V DPRK, Muhifuddin  DPRK Pidie melalui Keputusan Komisi menetapkan lima orang calon  tetap anggota Badan Baitul Mal Kabupaten Pidie dan tiga orang calon cadangan periode 2020-2025 sebagaimana isi Pasal 59 ayat Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2018 Tentang Baitul Mal.

Ketua Komisi V DPRK, Muhifuddin mengatakan, penetapan lima anggota tetap dan tiga anggota cadangan setelah melalui proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), yang kita Laksanakan Pada tanggal 23 Juni 2020. Setelah itu dilanjutkan dengan pemilihan yang dipilih oleh semua anggota Komisi V DPRK Pidie pada tanggal 04 Juli 2020 lalu.

Baca Juga:  Aksi Sosial Satuan Brimob Polda Aceh

Adapun kelima nama calon tetap anggota Baitul Mal yang terpilih dengan nilai hasil terbaik adalah Marzuki Ahmad, SHI, M.H,  Drs. Syukri, M. Si, Drs. Imran, Zulkifli, T. Irwani, S. Pd.I, M. Ed.Sedangkan tiga orang calon cadangan Sayed Usman, Adnan, Zainuddin.Alhamdulillah penetapan calon tetap dan cadangan anggota Badan Baitul Mal Kabupaten Pidie sudah selesai.Selanjutnya nama-nama ini kita serahkan ke Ketua DPRK untuk dibuat pengantar dan diserahkan ke Bupati Pidie untuk dilantik,” kata Ketua Komisi V DPRK.

Baca Juga:  Pemuda Pulo, Serahkan Bantuan Kebakaran di Kampung Ie Reulop

Muhifuddin berharap Anggota Komisioner Badan Baitul Mal Kabupaten Pidie yang terpilih berkomitmen untuk terus memaksimalkan pengumpulan zakat dan mengupayakan tumbuhnya kesadaran umat untuk berzakat.

Muhifuddin juga berpesan agar anggota Komisioner Badan Baitul Mal Kabupaten Pidie ke depan dapat berkolaborasi dan bersinergi membangun kerja sama dengan semua orgnisasi dan instansi untuk memaksimalkan penyaluran zakat.

“Kita berharap dengan adanya Komisioner yang baru di tubuh BMK Pidie, BMK ini bisa menuju kemandirian, terpercaya dan terdepan dalam pengelolaan zakat, Infaq, sedekah dan Wakaf serta memberikan manfaat kepada masyarakat, dapat menciptakan gebrakan dan inovasi baru sekaligus berkonsentrasi penuh dalam mengelola lembaga zakat ini, sehingga cita-cita pemerintah ingin menurunkan angka kemiskinan segera terwujud”. ujarnya. (Red)

Baca Juga:  Berhasil Tekan Penularan Covid, Plt Gubernur Apresiasi Pemkab Aceh Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *