fbpx

Wakil Ketua Gugus Tugas Covid 19, Kampanye Gaya Hidup New Normal di Aceh

Foto : Dyah bersama masyarakat disalah satu rumah warga (kiriman)

KABARANDALAN.COM, Aceh Timur – Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Dyah Erti Idawati, turun ke Gampong-gampong di sejumlah kabupaten/kota untuk mensosialisasikan cara hidup baru era covid-19 atau new normal. Kegiatan tersebut dimulai Kamis (4/6/2020) di Kabupaten Pidie Jaya, Bireuen, Tamiang dan Langsa.

Hari ini, Sabtu (6/6/2020), wilayah yang dikunjungi untuk kegiatan sosialisasi adalah Kabupaten Aceh Timur. Sosialisasi ke Aceh Timur dilakukan pasca wilayah tersebut ditetapkan sebagai zona hijau oleh Pemerintah Pusat, Sabtu(6/6).

Sosialisasi dipusatkan di Kantor Keuchik Gampong Rantau Panjang, Kecamatan Rantau Selamat.

Zona hijau adalah wilayah yang dinilai belum terdampak virus corona (covid-19). Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, wilayah zona hijau dipersilakan memulai aktifitas yang produktif namun tetap menerapkan protokol kesehatan.

Dalam kegiatan yang didampingi Bupati Aceh Timur, Hasballah M. Thaib, itu Dyah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mengabaikan protokol kesehatan kesehatan karena hal itu bisa berakibat fatal.

“Kita bersyukur Aceh Timur termasuk zona hijau yang mana kehidupan normal yang produktif sudah boleh dimulai, namun tentunya protokol kesehatan tetap wajib kita patuhi,” ujar Dyah di hadapan seratusan warga yang hadir.

Dyah mengingatkan masyarakat untuk beraktifitas dengan tetap mengenakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

“Jangan sampai keadaan new normal ini membuat kita sombong, membuat kita lengah sehingga mengabaikan protokol kesehatan,” kata Dyah.

Dyah juga berharap perekonomian masyarakat Aceh Timur segera bangkit seiring dimulainya new normal di wilayah itu.

Selain di Rantau Selamat, sosialisasi menuju new normal juga dilakukan Dyah di Kantor Kecamatan Idi Rayeuk di hadapan seluruh Keuchik kecamatan tersebut.

Dyah mengatakan, Keuchik merupakan ujung tombak dalam memberikan informasi kepada masyarakat terkait wajibnya mengikuti protokol kesehatan.

Untuk itu Dyah meminta seluruh Keuchik terlibat aktif dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Kami yakin melalui Bapak Ibu sekalian sosialisasi ini akan tersampaikan dengan tepat ke masyarakat,” ujar Dyah.

Sementara itu, Bupati Aceh Timur, Hasballah M. Thaib, dalam sambutannya mengatakan bahwa Aceh Timur justru akan lebih meningkatkan kewaspadaan dengan pemberlakukan new normal ini.

Ia mengatakan, pihaknya khawatir masyarakat salah menyikapi new normal ini dengan menganggap pandemi virus corona telah berakhir, sehingga tidak lagi menerapkan protokol kesehatan.

“Untuk itu, di masa new normal ini kami akan meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan sehingga protokol kesehatan benar berjalan,” ujar pria yang akrab disapa Rocky tersebut, (Red)

Baca Juga:  Aneksasi Tanah Kampus Darussalam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *