fbpx

Wakil ketua DPRA Nilai Kehadiran Perusahaan Belum Sejahterakan Masyarakat

KABARANDALAN.COM, BANDA ACEH- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Dr. Teuku Raja Keumangan, SH., MH (TRK) menilai kahadiran perusahaan pertambangan dan perkebunan di kabupaten Aceh barat dan Nagan masih belum berkontibusi pada perbaikan kesejahteraan masyarakat. Kondisi ini diungkapkan pimpinan DPR Aceh dalam kunjungannya saat reses ke dapil 10 Aceh berdiskusi dengan para tokoh masyarakat, para keucik, LSM, serta pemerhati isu lingkungan hidup yang prihatin bertahun lamanya perusahaan mengggali kekayaan sumber daya alam, namun masyarakat sekitarnya tetap menjadi penonton sulit mengakses posisi strategis di perusahaan, bahkan menganggur dan hidup di bawah garis kemiskinan, jelas Trk.

Baca Juga:  Janji Tak Kunjung Ditepati, Masyarakat Ketol Kecam Akan Boikot Dinas PU Aceh Tengah

Dalam keterangan rilis yang dikirim ke media kabarandlana.com, politisi senior partai Golkar Aceh ini menambahkan bahwa kondisi emripik yang menjadi temuan lapangan harus menjadi concern kita di DPRA dalam melakukan pengawasan, bahkan memanggil pihak perusahaan guna mengevaluasi secara menyeluruh memproteksi akar masalah sesungguhnya sehingga ke depan kehadiran perusahaan berkontribusi maksimun sesuai ekspektasi (harapan) public, ungkapTrk.

“harusnya putra daerah bisa mengakses posisi selayaknya di perusahaan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraannya. Namun sebaliknya masyarakat dua kabupaten ini tetap menjadi penonton melihat eksistensi pihak luar mencari penghidupan di tanah kelahirannya, sedangkan warganya hidup memprihatinkan, bahkan memikul dampak atas pencemaran lingkungan serta akses jalan yang mulai rusak” terang Trk yang juga Ketua Mejelis Agung Raja Sultan Aceh.

Baca Juga:  RUAK Gelar Rapat Konsolidasi dan Kajian Aksi RUU Omnibus Law Cipta Kerja

Sebagai wakil ketua DPRA perwakilan dapil 10 Aceh, TRK mendorong Pansus DPRA untuk memanggil dalam fungsi pengawasnya mendorong perusahaan memprioritaskan penyerapan putra dan putri terbaik daerah dan merekrutnya secara tranparan guna memberikan kesempatan kepada SDM lokal. Kita juga berharap kontribusi perusahaan dalam melaksanakan kewajiban untuk penyaluran CSR, serta mengatasi dampak atas pencemaran limbah perusahaan yang harus di pikul warga sekitar, terang Doktor Teuku Raja Keumangan.

Baca Juga:  Bawaslu Nagan Raya, Money Politic Bukan Cara yang Baik untuk Mencapai Kemenangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *