fbpx
DAERAH  

UPTD BTNR Harus Jadi Percontohan Pengembangan Ayam Petelur di Aceh

KABARANDALAN.COM, BANDA ACEH – Tim Pensus Gubernur Aceh meninjau lokasi peternakan ayam petelur yang dikelola oleh UPTD BTNR dibawah Dinas Peternakan Provinsi Aceh berlokasi di Blang Bintang, Aceh Besar. Kamis, (10/12/2020).

“Kedatangan kami ke lokasi peternakan ini untuk melihat perkembangan UPTD BTNR sekaligus melihat kondisi ayam petelur yang baru saja didatangkan dipeternakan ini,” ungkap Ir.Karimuddin, pensus Gubernur untuk Dinas Peternakan Aceh

Ir.Karimuddin menyampaikan, “Kedepan produksi telur di Aceh harus terus ditingkatkan, kalaupun tidak bisa memenuhi kebutuhan telur untuk seluruh Aceh, minimal sekali bisa memenuhi kebutuhan telur di kawasan Banda Aceh dan Aceh Besar”.

Baca Juga:  Pj Bupati Aceh Besar Tegaskan Reformasi Birokrasi Harus dilanjutkan

Ir.Karumuddin mengatakan, UPTD BTNR harus mampu menjadi percontohan bagi pengembangan ayam petelur sehingga mampu merangsang pihak swasta maupun masyarakat untuk melakukan usaha ternak ayam petelur di Aceh.

“Saat ini UPTD BTNR belum mampu memenuhi kebutuhan telur di Aceh, untuk itu UPTD BTNR harus mampu memperlihatkan keberhasilan pengelolaan ayam petelur dan menjadi percontohan sehingga merangsang minat baik itu pihak swasta maupun masyarakat untuk mengembangkan usaha ayam petelur”. Katanya.

Baca Juga:  Drs.H. Asib Amin Anggota DPRA Dukung Pj Gubernur Terkait Peningkatan Pelaksanaan Syariat Islam Bagi ASN dan Masyarakat Umum

Semakin banyak pihak yang mengembangkan usaha ayam petelur semakin banyak pula produksi telur yang dihasilkan, ini tentu akan mengurangi ketergantungan Aceh terhadap pasokan telur dari luar Provinsi Aceh. Sebutnya

Selain itu, jika pihak swasta dan masyarakat mulai berminat untuk mengembangkan usaha ayam petelur, tentu akan berdampak pada terbukanya lowongan kerja baru dan meningkatnya pendapatan ekonomi keluarga. Imbuh Ir.Karimuddin.

Dalam pertemuan itu juga turut hadir Kepala Dinas Peternakan Aceh drh. Rahmandi., M.Si, ia mengatakan bahwa UPTD BTNR menjadi bagian yang diandalkan di Dinas Peternakan Aceh, untuk itu UPTD ini harus dikelola dengan sungguh-sungguh sehingga tujuan yang diinginkan bisa tercapai.

Baca Juga:  Dapat Dukungan Rafli, Kemenkop UMKM RI dan Dinas Koperasi & UMKM Banda Aceh Adakan Pelatihan E-commerc

Sekretaris Dinas Peternakan Aceh Farhan menyampaikan bahwa semua yang terlibat dalam UPTD BTNR harus terus meningkatkan kinerja dan bekerja lebih dari biasanya. “Jangan bekerja biasa-biasa saja, harus bekerja lebih dari biasanya, sehingga UPTD BTNR ini benar-benar bisa menjadi bagian yang diandalakan”. Tutupnya.

“UPTD BTNR (Balai Ternak Non-Ruminansia) merupakan perangkat teknis operasional dan/atau teknis penunjang pada Dinas Peternakan Provinsi Aceh”. [*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *