fbpx

TPA An-Nur sebagai sarana Belajar Ilmu Agama bagi Anak-Anak Generasi Z Desa Karang Anyar

KABARANDALAN.COM, Kota Langsa-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Cot Kala Langsa melaksanakan program KKN pengabdian masyarakat di Kampung Karang Anyar Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa.

TPA yang didirikan tahun 2015 memiliki beberapa program diantaranya adalah Tahfidh, Tahsin, dan Fiqih. Adapun metode yang dilakukan adalah membaca Iqra’ kepada peserta didik satu persatu dan akan dikoreksi apabila terdapat bacaan yang salah.

Pengabdian masyarakat yang dilakukan selama 40 hari di salah satu kampung di Kecamatan Langsa Baro ini dilaksanakan dengan beberapa program, salah satunya mengajar Al Qur’an kepada anak-anak dikampung tersebut.

Baca Juga:  IPM Aceh Tinggi Secara Nasional, Kadisdik Aceh Terima Kunker Komisi B DPRD Langkat

Adapun Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) yang diberi nama An Nur ini menerima pesera didik yang ingin belajar membaca Al Qur’an dengan konsep yang berbeda serta menarik untuk diikuti.

Dewi selaku pengajar di TPA An nur mengatakan bahwa TPA An Nur ingin membentuk karakter peserta didik menjadi insan milenial namun tetap mencitai Al Qur’an.

“Untuk TPA An Nur Insya Allah kedepannya akan semakin berbenah dalam mendidik anak-anak agar kelak mereka menjadi insan milenial namun tetap mencintai Al-Qur’an”, ujar Dewi Sarlia S.Pd.

Baca Juga:  Gubernur Harap Sinergitas Pemerintah Aceh Dengan Kanwil Kemenag Terus Berlanjut

TPA yang sudah berdiri selama 7 tahun hingga saat ini masih aktif mengajar anak-anak di TPA tersebut dengan menerapkan beberapa metode pembelajaran kepada anak-anak.

“Para Ustad dan Ustadzah yang mengajar sangat menyenangkan, penerapan metode pembelajaran yang kreatif dn inovatif sehingga para peserta didik lainnya tidak merasakan bosan”, tambahnya.

TPA An Nur yang berlokasi dikampung Karang Anyar Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa ini berharap bahwa ada perhatian khusus dari pemerintah sehingga TPA yang dibentuk dengan tujuan membentuk karakter anak-anak milenial namun tetap mencintai Al Qur’an dapat diperhatikan dengan baik sehingga karakter Islam terbentuk di dalam prisnsip anak-anak.

Baca Juga:  Rusaknya Moralitas Siswa, BKPRMI Aceh Dukung Disdik Aceh Kokohkan Syariat Islam di Instistusi Sekolah

Penulis : Putri Rizky Amelia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *