fbpx

Terkait Dugaan Ijazah Palsu, Oknum Aparatur Kampung Pemango Diminta Berhenti

KABARANDALAN.COM, REDELONG – Kabupaten Bener Meriah kembali diisukan dengan dugaan pengunaan ijazah palsu oleh aparatur Kampung Pemango, Kecamatan Permata.

Hal ini di sampaikan oleh Edi Syahputra kepada kabarandalan.com, Setelah menerima laporan masyarakat setempat, Rabu (10/03/21).

“Mencuatnya pengunaan ijazah palsu oleh aparatur Kampung Pemango tersebut setelah adanya laporan masyarakat setempat kepada kami,” Kata Edi.

“Masyarakat meminta aparatur kampung yang terindikasi pengunaan ijazah tersebut agar segera mengundurkan diri dari jabatanya,” Tambahnya.

Baca Juga:  Raja Beutong Aceh ke IX Sambut Kedatangan Ketua DPD RI Di Kabupaten Nagan Raya

“Selain itu salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya meyakini bahwa ijazah tersebut merupakan ijazah palsu dan di gunakan secara sadar oleh oknum aparatur kampung tersebut,” Lanjutnya.

Berdasarkan laporan yang diterima Edi, ijazah tersebut setelah di cek keabsahanya ternyata keluar bukan namanya melainkan orang lain.

“Selain itu masyarakat mengatakan takut memberikan penjelasan kepada aparatur terkait, dengan alasan gesekan terhadap sesama warga,” Katanya.

Baca Juga:  Tanggapan Mahasiswa UIN Ar-Raniry Terkait Kinerja Wali Kota Banda Aceh Memberantas Pelanggaran Syariat Islam

Selain itu Edi juga berharap kepada aparatur Kampung yang mengunakan ijazah palsu agar segera berhenti dari jabatan nya sebelum ada proses hukum yang berkelanjutan.

Dilain sisi Edi meminta agar Camat dan pihak terkait melakukan privikasi dan meninjau langsung atas dugaan tersebut.

Hal itu ia sampaikan guna untuk tidak berlanjut ke ranah hukum, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *