fbpx
DAERAH  

Sukses Ungkap Peredaran Narkoba Jaringan Internasional, DPP-SiGAP : Kapolda Selamatkan Jutaan Jiwa Generasi Emas Aceh

Foto : Syahrul Mardianto, Wakil Ketua DPP-SiGAP Aceh. (Dok.Pribadi)

KABARANDALAN.COM, BANDA ACEH – Dewan Pimpinan Pusat Solidaritas Generasi Aceh Perubahan (DPP-SiGAP) Aceh menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Irjen Pol Drs. Wahyu Widada, M. Phil beserta Jajarannya karna telah berhasil mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu jaringan internasional di Aceh.

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Syahrul Mardianto, Wakil Ketua DPP-SiGAP Aceh melalui media ini. Jumat, (12/02/2021).

“Saya mewakili Ketua Umum dan seluruh pengurus DPP-SiGAP Aceh menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Wahyu Widada, M. Phil beserta Jajarannya yang telah berhasil mengungkap peredaran Narkotika jaringan Internasional di Aceh dan mengamankan barang bukti Sabu seberat 353 kilogram”, Ungkapnya.

Baca Juga:  DPRA Desak Pusat Terbitkan Izin Ekspor-Impor Ikan Beku dari Dalam dan Luar Negeri

Syahrul menambahkan, dari kasus yang berhasil di ungkap oleh pihak kepolisian, kwantitas barang haram yang hendak diedarkan tidak sedikit akan tetapi dalam jumlah yang besar, artinya pasar peredaran narkotika di Aceh dianggap menjanjikan bagi mereka pelaku peredaran narkotika.

Hal itu harus diwaspadai karna tidak menutup kemungkinan kasus yang sama akan kembali terjadi, dan kewaspadaan itu tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak kepolisian, ini menjadi tanggung jawab kita semua guna menyelamatkan masa depan generasi muda Aceh.

Baca Juga:  KBJ Desak Pj Gubernur Selamatkan Aceh Dari Kemiskinan

Syahrul mengatakan, keberhasilan Kapolda Aceh beserta Jajarannya dalam mengungkap kasus peredaran narkotika jaringan internasional di Aceh telah menyelamatkan generasi muda Aceh.

“Andai saja peredaran narkotika jenis sabu jaringan internasional di Aceh tidak terungkap, tidak bisa kita bayangkan, sabu seberat 353 kilogram yang saat ini telah diamankan oleh pihak kepolisian akan beredar dikalangan masyarakat Aceh dan merusak masa depan generasi muda Aceh”. Kata Syahrul.

“Mari sama-sama kita bersatu padu membantu pihak kepolisian mengawasi peredaran gelap narkotika di Aceh. Kita juga harus berperan aktif mensosialisasikan tentang bahaya narkotika kepada masyarakat, agar angka penyalahgunaannya di Aceh menurun”. Ujar Syahrul.

Sebelumnya, Polda Aceh berhasil menangkap 11 orang pelaku peredaran narkotika jaringan Internasional dan mengamankan barang bukti sebanyak 353 kilogram Sabu di Perairan Kuala Jeunib dan Pandrah.

Dalam konferensi pers pada tanggal 11 Februari 2021 di Mapolda Aceh, Kapolda mengajak semua pihak untuk menyamakan visi dalam upaya membebaskan aceh dari peredaran narkotika.

“Semoga langkah Kapolda Aceh beserta Jajararannya dalam rangka memberantas peredaran Narkotika di Aceh mendapatkan dukungan dari semua lapisan elemen masyarakat Aceh dan menjadikan Aceh sebagai daerah bebas narkotika”. Tutup Syahrul.

Baca Juga:  Di Abdya, Abdullah Puteh Tinjau Sejumlah Lokasi Pemberdayaan Ekonomi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *