fbpx

Sekeluarga Meninggal Dunia di Rumah Kontrakan, Berikut Penyebabnya

Tiga mayat ditemukan pada rumah kontrakan, Sabtu, 20 Juni 2020 sekitar pukul 16.17 WIT, di Kampung Uri, Distrik Waropen Bawah, Kabupaten Waropen. (istimewa)

KABARANDALAN.COM, Jayapura – Tiga mayat ditemukan pada rumah kontrakan, di Kampung Uri, Distrik Waropen Bawah, Kabupaten Waropen, Sabtu (20/6/2020) sekitar pukul 16.17 WI

Seperti dilansir BeritaSatu.com. Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, S.H, mengatakan dari keterangan saksi bernama Nawir (60) saat itu dia melihat tidak ada aktivitas disekitaran rumah korban.

Melihat kejanggalan tersebut, saksi kemudian mendatangi rumah kontrakan korban. Tidak ada jawaban dari dalam rumah saat saksi mengetuk pintu kontrakan korban.

Saksi Nawir lalu meminta tolong kepada seorang saksi bernama Rahmania (34) untuk untuk melaporkan kepada Hamka (42) yang merupakan adik kandung Korban.

Sekitar pukul 15:10 WIT, Rahmania dan Hamka mendatangi tempat kejadian perkara untuk melihat rumah korban. Saat dilakukan pengecekan seluruh pintu dalam keadaan terkunci, hingga akhirnya kedua saksi mendobrak pintu rumah kontrakan korban.

Setelah itu saksi mendapati ketiga korban sudah dalam keadaan tergeletak dan sudah dalam keadaan tidak bernyawa (MD). Setelah melihat kejadian itu Hamka melaporkannya ke Piket Penjagaan Polres Waropen. Usai menerima Laporan dari saksi, Personel Polres Waropen langsung mendatangi TKP.

Sekitar pukul 15.40 WIT, Piket Fungsi Polres Waropen tiba di TKP kemudian langsung melakukan olah TKP, yang dipimpin oleh Kabag Ops AKP. Theodorus Tawaru, S.H. kemudian Kabag Ops menghubungi Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Waropen untuk membatun dalam proses evakuasi korban sesuai dengan aturan protokol kesehatan.

Pukul 15.50 WIT, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 tiba di TKP, guna membantu evakuasi pada mayat dan membawa mayat tersebut ke Puskesmas Waren. Identitas korban Mansur (ayah), Iting (ibu) dan sang anak Muh. Rifky (14)

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, S.H, Minggu (21/6/2020) sore mengatakan, dari hasil olah TKP dan hasil koordinasi dengan tim kesehatan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Waropen, bahwa diduga ketiga korban meninggal dikarenakan kehabisan oksigen dan keracunan asap karbon monoksida dari generator yang dinyalakan dari kamar mandi.

“Sementara itu, setelah dilakukan penanganan oleh tim medis ketiga jenazah dibawa kembali ke Rumah Duka di Kampung Uri, Distrik Waropen Bawah, untuk dimandikan dan direncanakan akan dimakamkan pada ini Hari Minggu (21/6) di TPU Islam, Kampung Ato Buirei, Distrik Waropen Bawah, Kabupaten Waropen,” tutupnya. (*)

(Redaksi/D)

Baca Juga:  Antisipasi Krisis Pangan, Pemerintah Aceh Buat Gerakan Menanam

Sumber : BeritaSatu.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *