fbpx
DAERAH  

Rp.47 M Anggaran Covid-19, SiGAP Nagan : Pemkab Harus Terbuka perihal Penggunaan Anggaran Tersebut

KABARANDALAN.COM, SUKA MAKMUE – Pemkab Nagan Raya mengalokasikan anggaran penanganan covid-19 sebesar Rp.47 Miliar, untuk itu Lembaga Swadaya Masyarakat Solidaritas Generasi Aceh Perubahan (LSM-SiGAP) Nagan Raya, meminta pemerintah Kabupaten Nagan Raya untuk mempublikasikan penggunaan anggaran tersebut kepada publik.

Hal itu disampaikan oleh M.Idris, S.Pd selaku Sekretaris LSM-SiGAP Kabupaten Nagan Raya melalui pers rilisnya yang dikirimkan ke redaksi kabarandalan.com. Kamis, (27/8/2020).

Idris mengatakan, Pihaknya mempertanyakan hal tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Nagan Raya karna selama ini penanganan covid-19 di Nagan Raya terlihat biasa-biasa saja, tidak ada pola penanganan dan pencegahan covid-19 yang terstruktur, padahal anggaran untuk penanganan covid-19 begitu besar.

Idris menambahkan, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya perlu menyampaikan laporan penggunaan anggaran covid-19 sebesar Rp.47 Miliar secara terbuka demi tercapainya azas transparansi dan akuntabilitas publik, agar tidak ada sahwa sangka dikalangan masyarakat terhadap pemerintah Kabupaten Nagan Raya.

Baca Juga:  Sambut Danrem 011/LW yang Baru, Pemkab Aceh Utara Lakukan Peusijuek di Pendopo

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya bisa mempublikasikannya melalui web Humas Pemkab maupun media elektronik serta media lainnya, agar masyarakat bisa dengan mudah mengakses dan mengetahui kemana dan untuk program pencegahan covid-19 seperti apa anggaran sebesar Rp.47 Miliar itu. Imbuh Idris.

Idris menerangkan, “Tranparansi ini penting dilakukan untuk membangun kepercayaan masyarakat kepada pemerintah Kabupaten Nagan Raya, agar masyarakat tidak menilai bahwa pemerintah Nagan Raya tidak serius menangani covid-19 dan tidak tepat menggunakan anggaran tersebut dalam hal memutus mata rantai penyebaran covid-19”.

Karena itu, LSM-SiGAP Nagan Raya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan kritik, saran dan masukan serta ikut mengawasi pengelolaan anggaran penanganan Covid-19 oleh Pemerintah Kabupaten Nagan Raya agar digunakan secara tepat sasaran dan tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari. Tutup Idris. [Rilis/Red]

Baca Juga:  1.927 Lulus SNMPTN di USK, Alhamdulillah 92% Berasal Dari SMA di Aceh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *