fbpx

Ridwansyah Arbad, Aliansi Masyarakat Peduli Pante Bidari Minta Pemerintah Atasi Abrasi

Kabarandalan – Idi : Akibat abrasi yang terjadi pada sungai arakundo di Gampong Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari Kabupaten Aceh Timur akses jalan yang dilalui oleh masyarakat 6 (enam) Gampong (Gampong Pante Rambong, Gampong Pante Labu, Gampong Blang Seunong, Gampong Suka Damai, Gampong Sah Raja dan Gampong Sijudo) terputus.

Dengan terputusnya akses jalan tersebut, membuat aktifitas perekonomian masyarakat didaerah itu menjadi terhambat. Jalur itu selain di gunakan sebagai jalan bagi warga di enam desa, juga menjadi akses untuk menuju Kabupaten Bener Meriah terutama untuk kecamatan Samarkilang.

Hal tersebut disampaikan oleh Ridwansyah Arbad dari ‘Aliansi Masyarakat Peduli Pante Bidari’ kepada kabarandalan.com. Kamis, (22/06/2020).

Untuk itu pemuda asal pante bidari menjumpai komisi IV DPR Aceh menyampaikan persoalan abrasi sungai arakundo.

“Alhamdulillah pada hari senin tanggal 22 Juni 2020 kita disambut baik oleh anggota DPR Aceh yaitu bapak.Alaidin Nyak Abbas dan juga Nektu dari komisi lV DPRA dan InsyaAllah mereka langsung merespon dan akan memperjuangkan sampai terealisasi perbaikan jalan tersebut hingga tuntas.” Ungkap Ridwan.

Sebagai informasi bahwa abrasi ini sudah terjadi sejak lama, dan yang paling parah terjadi di akhir tahun 2019 karna sudah mulai mendekati badan jalan, dan pada akhirnya di tanggal 18 Juni 2020 badan jalan putus total. Terang Ridwan.

Kami masyarakat Pante Bidari berharap adanya perbaikan agar akses jalan tersebut menjadi normal kembali, walaupun untuk saat ini Pemerintah Kabupaten sudah membangun jalan sementara. Tambah Ridwan.

Kami yang mewakili masyarakat Pante Bidari Ridwansyah Arbad, Asmara diah saputra dan Nasrullah sangat berharap perhatian khusus pemerintah untuk kecamatan ini. Harap Ridwan.

Menurutnya, pembangunan di kawasan tersebut sangat jauh tertinggal, untuk itu Ridwan sangat berharap agar pemerintah melakukan pembangunan bronjong di Sungai Arakundo Gampong Pante Rambong untuk antisipasi terjadinya Abrasi seputran Daerah Aliran Sungai (DAS) dan melakukan pengaspalan Jalan Pante Bidari-Samarkilang.

Baca Juga:  Sukses Kendalikan Covid-19, Pemerintah Aceh Dapat Penghargaan dari BNPB

Kondisi jalan dikecamatan ini mulai dari Pante Rambong s/d Sijudo belum pernah diaspal semenjak indonesia merdeka. Cetus Ridwansyah Arbad.

Adapun jalan yg pernah diaspal mulai dari Menasah Tunong sampai Alue ie Mirah sudah tidak layak lagi dimana hampir seluruh jalan rusak. Tutup Ridwansyah Arbad kepada kabarandalan.com. (Rilis/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *