fbpx

Respon Keluhan Bupati, Asib Amin : Kita Akan Perjuangkan Ambulance Udara Untuk Masyarakat Simeulue

Foto : Ilustrasi, By : kabarandalan.com

KABARANDALAN.COM, BANDA ACEH – Kabupaten Simeulue, Aceh, Indonesia merupakan sebuah kepulauan yang berada kurang lebih 150 Km dari lepas pantai barat Aceh. Jarak tempuh Simeulue – Labuhan Haji menghabiskan waktu sekitar 9 Jam perjalanan sedangkan dari Simeulue – Lhok Bubon Aceh Barat menghabiskan waktu sekitar 12 jam perjalanan menggunakan kapal feri.

Kemudian perjalanan dari pelabuhan menuju Banda Aceh yang menghabiskan waktu sekitar 7 Jam dari pelabuhan Labuhan haji dan 4 Jam dari pelabuhan Lhok Bubon Aceh Barat. Jika di kalkulasikan, jarak tempuh dari Simeulue ke Banda Aceh akan memakan waktu hingga 16 s/d 18 jam.

Dengan waktu tempuh yang begitu panjang, selama ini banyak pasien gawat darurat yang hendak dirujuk ke RSUD-ZA Banda Aceh untuk mendapat penanganan medis yang lebih intensif sering tidak tertolong dan menghembuskan nafas terakhirnya dalam perjalanan.

Baca Juga:  Kasus Covid-19 Aceh Semakin Meningkat, Kini Capai 49 Orang

Hal itu disampaikan oleh Erli Hasyim, Bupati Simeulue yang didampingi oleh Forkopimda Simeulue kepada Anggota PANSUS DPR Aceh saat melakukan kunjungan ke DAPIL 10 (Kabupaten Simeulue).

“Selain memakan waktu yang lama, transportasi laut juga sering terkendala dengan cuaca buruk, ini tentu juga menjadi masalah,” Cetus Erli Hasyim.

“Bagi masyarakat menengah keatas mungkin bisa menggunakan pesawat untuk merujuk keluarganya yang sakit ke RSUDZA Banda Aceh, tapi bagaimana dengan masyarakat menengah kebawah yang tidak mampu membeli tiket pesawat, mau tidak mau harus menggunakan transportasi laut (feri).” Imbuh Erli Hasyim.

Baca Juga:  Seluruh Personel Brimob Nagan Raya di Rapid Test, Hasilnya Negatif

Untuk itu, Simeulue membutuhkan Emergency Ambulance (Ambulans Gawat Darurat) Udara untuk menangani pasien gawat darurat, memberikan pertolongan pertama dan melakukan perawatan intensif selama dalam perjalanan menuju rumah sakit rujukan, tanpa harus memakan waktu yang lama dan pasien kritis dapat tertolong, Terang Erli Hasyim.

Erli Hsyim berharap Pemerintah Prov.Aceh memfasilitasi dan menyediakan Emergency Ambulance (Ambulans Gawat Darurat) Udara untuk memudahkan masyarakat simeulue yang membutuhkan penanganan medis dengan cepat.

Menyahuti keluhan Bupati Simeulue, Asib Amin Wakil Ketua Komisi V DPRA yang membidani bidang Kesehatan akan memyampaikan hal tersebut kepada Pemerintah Aceh untuk menyediakan Ambulance Udara sebagaimana yang diharapkan oleh Bupati Simeulue demi menyelamatkan warganya yang butuh penanganan medis dan harus dirujuk ke RSUDZA Banda Aceh dengan segera.

Baca Juga:  Berikut Update Covid-19, Juru Bicara Gugus Tugas Paparkan Prevalensi Aceh

“Kita akan berusaha menyampaikan apa yang menjadi harapan Bupati dan Masyarakat di Simeulue kepada Pemerintah Aceh, dan mudah-mudahan apa yang kita sampaikan nantinya akan disahuti oleh pemerintah, selain itu saya juga akan sampaikan kepada rekan-rekan di DPRA untuk ikut memperjuangkan aspirasi dari Bupati dan Masyarakat disana,” Terang Asib Amin.

Pemerintah harus memikirkan hal tersebut, karna pelayanan ambulans udara ini sangat berarti bagi masyarakat Simeulue dan memberi semangat kepada masyarakat Simeulue ketika mengalami sakit dan harus dirujuk ke RSUDZA Banda Aceh. Tutup Asib Amin. [Srl/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *