fbpx
DAERAH  

POSPERA Sabang Desak Pemko Publikasi Penggunaan Dana Covid-19

Kabarandalan – Sabang : Muchlisa Wakil Sekretaris DPC-POSPERA Kota Sabang, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Sabang telah merilis alokasi anggaran sebanyak 29 miliar rupiah untuk percepatan penanganan pandemi virus Covid-19. Selasa, (7/7/2020).

Dana itu berasal dari empat sumber yakni, anggaran dari hasil refocusing belanja langsung, realokasi APBK, belanja tidak langsung dan bantuan sosial yang tersedia, dana tersebut nantinya akan digunakan untuk penanggulangan kesehatan dan bantuan sosial. Terang Muchlisa

Kami Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) Kota Sabang mendesak Pemerintah Kota Sabang untuk transparan dalam pengelolaan dana sebesar 29 M untuk penanggulangan covid-19, hal itu sesuai dengan UU nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan Informasi publik.

Baca Juga:  KNPI Simeulue Tolak Wacana DPRA Hentikan Proyek Multi Years

Hal ini penting agar masyarakat mengetahui peruntukan dana tersebut sehingga tidak terjadi penyalahgunaan anggaran oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Tegas Muchlisa

Muchlisa mengatakan, hingga saat ini proses transparansi tersebut masih menjadi tanda tanya bagi kita semua. Jangankan soal anggaran, terkait personalia dalam gugus tugas saja kita belum bisa mengaksesnya. Beberapa pihak yang menurut kami punya kapasitas saat coba kita hubungi pun tidak mengetahui perihal SK gugus tugas tersebut. Dan informasi yang kita dapat bahwa pihak DPRK pun hingga saat ini belum mengetahui secara rinci penggunaan dana Covid-19 di Kota Sabang.

Baca Juga:  Dyah Erti: Perlindungan Anak Tugas Kita Semua

Karena itu, kami juga mendorong agar pihak DPRK Sabang untuk terlibat aktif dalam menjalankan peran dan fungsi pengawasan khususnya terkait penggunaan anggaran di lingkungan pemerintah kota Sabang terlebih dalam kondisi seperti saat ini. Dan juga jika nantinya terjadi penyimpangan maka kita berharap agar aparat hukum cepat bertindak. Sangat disayangkan jika dana penanggulangan musibah akhirnya terdapat penggunaan yang tidak proporsional atau bahkan adanya penyimpangan. Tambah Muchlisa

Baca Juga:  BREAKING NEWS : Masyarakat Bener Meriah Geruduk Pendopo Bupati

Karena sesuai dengan arahan presiden Jokowi beberapa waktu lalu bahwa ia meminta para penegak hukum untuk mengawasi penggunaan anggaran covid 19 di tiap daerah ditambah lagi dengan pernyataan kapolri yang menyatakan bahwa ia dan jajarannya akan siap memidanakan siapapun yang menyalahgunakan anggaran tersebut.

Pospera Sabang juga berharap kelonggaran yang diberikan pemerintah untuk proses penggunaan dan pencairan anggaran penanganan pandemi ini tidak disalahgunankan di lapangan. Mari hati-hati dan transparanlah dalam mengelola uang rakyat di tengah pandemi global ini. Tutup Muchlisa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *