fbpx

Perpanjang Masa Belajar Di Rumah, LP2A ; Pemerintah Aceh Konsisten Lawan Covid-19

Dr.Murni, M.Pd. (Dok.Pribadi)

Kabarandalan – Banda Aceh : Saya sangat mendukung keputusan Plt.Gubernur Aceh Bapak Nova Iriansyah yang kembali memperpanjang kegiatan belajar dari rumah, Ini merupakan bentuk konsistensi pemerintah Aceh dalam melawan covid-19. Hal itu disampaikan oleh Dr.Murni, M.Pd Sekjend Lembaga Pemantau Pendidikan Aceh (LP2A) kepada media kabarandalan. Sabtu,(30/05/2020).

Dr.Murni, M.Pd mengatakan, Pemerintah Aceh memang harus berhati-hati dalam mengambil kebijakan terkait dimulainya kembali aktivitas belajar mengajar di sekolah, jangan sampai kebijakan yang diambil nantinya justru akan mengancam kesehatan para siswa akibat paparan virus covid-19.

Sampai saat ini virus covid-19 masih mengintai kita manusia, pandemi ini masih belum berakhir, mengingat masih ada pasien terdeteksi covid-19 yang dinyatakan positif, untuk itu Pemerintah Aceh harus matang dalam menetapkan kebijakan terkait aktifitas belajar-mengajar di sekolah. Ungkap Dr.Murni

Dr.Murni menambahkan Wacana pembukaan kembali aktivitas belajar mengajar di sekolah harus didasarkan pada kajian yang matang tentang kesiapan dan kedisiplinan di sekolah dalam menghadapi era tatanan hidup baru atau new normal.

Prinsip kehati-hatian itu harus selalu diterapkan, agar apa yang telah dicapai oleh Pemerintah Aceh dalam melawan pandemi covid-19 yang selama ini dilakukan tidak sia-sia. Tegas Dr.Murni

Seperti kita ketahui bersama bahwa Aceh berhasil menekan angka penyebaran covid-19 dan menjadi daerah dengan tingkat kesembuhan pasien covid-19 tertinggi di seluruh Indonesia, hal ini harus dipertahankan oleh Pemerintah Aceh. Imbuh Dr.Murni

Dr.Murni menyarankan agar Pemerintah Aceh mempersiapkan semua perangkat baik sarana maupun prasarana di sekolah sesuai dengan prosedur dan protokoler kesehatan tentang Tatanan Hidup Baru atau New Normal sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah RI.

Ini semua demi menjaga dan mempertahankan pencapaian Pemerintah Aceh dalam menekan angka penyebaran covid-19 di Aceh, agar kurva kasus covid-19 di Aceh tetap landai. Tutup Dr.Murni. (…)



Baca Juga:  Ketua PKK Aceh Jenguk Abu Doto di RSUDZA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *