fbpx
DAERAH  

Pemerintah Pusat Jangan Tunda Pilkada Aceh 2022

KABARANDALAN.COM, BANDA ACEH – Seorang Kader KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) Aceh, Rasidi Jaya, Mengkritik keras Pemerintah Pusat agar tidak berupaya menunda pilkada 2022 terkhusus untuk Daerah Provinsi Aceh.

“karena masalah pemilu sudah diatur oleh pemerintah Aceh, yaitu pilkada diadakan setiap 5 tahun sekali,” Kata Rasidi Jaya melalui siaran persnya, Selasa (09/02/21).

“Aceh sudah melakukan pemilihan kepala daerah pada tahun 2017 silam maka di tahun 2022 Aceh harus melakukan pemilihan kepala daerah kembali,” tambahnya.

Baca Juga:  Mohammad Rifat Zayyan,  mewakili Aceh Menuju Istana, 

“Pemerintah Pusat jangan bermain api, karena anda bisa terbakar,” Tegas Ketua Divisi Aksi KAMMI Aceh, Rasidi Jaya.

Pihaknya meminta kepada masyarakat Aceh harus saling bersinergi baik itu pejabat Pemerintah, Legeslatif, Mahasiswa, Aktivis, serta masayarakat umum, harus memperjuangkan pilkada dilaksanakan pada tahun 2022 mendatang.

“Karena sebagai pertimbangan untuk masyarakat Aceh, ketika kepala daerah yang langsung dipilih oleh rakyat, masih dapat dikatakan 50 dari 100% jumlah mereka, yang memikirkan kepentingan rakyat secara prioritas.”

Baca Juga:  Aksi Tanam Pisang di Bintang Gercep Ditanggapi, Pemuda Ketol Nilai Bupati Aceh Tengah Tebang Pilih

“Apalagi nantinya jika menjadi hak progratif Presiden menetapkan pelaksana tugas kepala daerah, kecil harapan mereka memikirkan murni hak rakyat, terlebih nantinya jika yang ditunjuk sebagai PLT kepala daerah bukan putra daerah,” Sebut Rasidi.

Maka berdasarkan pertimbangan ini harapannya kita bisa bersatu memperjuangkan pilkada tetap dilaksanakan tahun 2022 mendatang, Tutupnya. (S.03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *