fbpx
DAERAH  

Pemda Bener Meriah Diingatkan Tak Melindungi Pengguna Ijazah Palsu

KABARANDALAN.COM, REDELONG – Dugaan Beredarnya ijazah palsu yang membuat sosial media di dataran tinggi tanoh Gayo khususnya Kabupaten Bener Meriah menjadi viral, Aparat kepolisian saat ini sudah mengatongi 5 (Lima) nama tersangka dugaan praktik jual beli ijazah palsu yang beredar ke beberapa daerah.

“Dugaan kuat ijazah ini banyak digunakan untuk melengkapi syarat untuk menjadi aparatur Kampung dan ada juga yang mengunakan ijazah ini untuk kepentingan lainnya,” Ujar Ketua Umum Himpunan Pemuda Mahasiswa Pelajar Bener Meriah (HPBM-Banda Aceh) Riga Wantona kepada kabarandalan.com, Kamis (04/02/21).

Baca Juga:  Kucurkan 2.120 Kuota Beasiswa, Rektor UIN Ar-Raniry Apresiasi Gubernur Nova Wujutkan Aceh Carong

“Apa bedanya pembeli dan penjual dokumen paslu, Dengan menyuap dan disuap,” Tanyanya dengan kesal.

Apabila nantinya pembeli atau penerima ijazah juga di tetapkan sebagai tersangka kami ingatkan Pemda Bener Meriah agar tidak melindungi pengguna ijazah , Karena sama hal nya mereka menyuap salah satu oknum untuk memalsukan dokumen negara, Sebut Riga.

Pihaknya meminta kepada aparat kepolisan harus mengamankan oknum pembeli ijazah yang diduga saat ini mereka sudah menggunakan ijazah untuk menduduki jabatan di Kampung dan sudah menerima gaji dari negara dengan memakai dokumen palsu.

Baca Juga:  Pemuda Bener Meriah: Wakil Bupati Dilantik, Bupati Harus Wujudkan Janji

“Mereka sudah memakan uang negara dengan memakai dokumen palsu,” Tegas mahasiswa FKIP Penjaskesrek USK ini.

Riga juga mengungkapkan, Semenjak Gaji naik banyak masyarakat di Kampung ingin menduduki jabatan di desa. Tebakan kami bisa jadi salah satu indikator yang menyebabkan ada oknum yang menghalalkan segala cara untuk memperoleh jabatan di desa. Termasuk di antaranya dengan membeli Ijazah palsu.

HPBM menganggap permasalahan tersebut adalah sebuah penghinaan bagi dunia pendidikan.

Baca Juga:  Harjuliska Minta Oknum PLN Berhenti Menyebar Hoax

“Untuk apa kami sekolah bertahun-tahun, Jikalau memang ijazah bisa dibeli,” Tutupnya. (S.03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *