fbpx

Muhammad Albar, Si Tuna Netra Penghafal Qur’an Membutuhkan Pendidikan Khusus

KABARANDALAN.COM, SUKA MAKMUE – Muhammad Albar (12 tahun) anak dari pasangan Bapak Kafaruddin (52 tahun) dan Ibu Nur Eliya (45 tahun) saat ini telah mampu menghafal Al-Qur’an 30 Juzz meskipun dengan kondisi kedua belah matanya tidak dapat melihat.

Putra bungsu dari empat bersaudara tersebut kini tinggal dibarak devisi 1 perumahan perusahaan perkebunan kelapa sawit milik PT.Kallista Alam Suak Bahong Kecamatan Darul Makmur Kabupaten Nagan Raya, Aceh.

Selama 3 tahun menetap dibarak tersebut Muhammad Albar mulai belajar menghafal Al-Qur’an melalui Flash Disk serta alat pengeras suara.

Baca Juga:  Berikan Penyuluhan Anak di UPTD RSAN, Dinsos Aceh Dan Kemenag Jalin Kerjasama Pembinaan Rohani Anak

Tgk.Ainal Humaira selaku guru ngaji Albar, senin, (30 November 2020) kepada media ini mengatakan, meskipun Albar telah mampu menghafal Al-Qur’an 30 Juzz, namun Albar masih butuh bimbingan serta perhatian.

Untuk mencapai tingkat kefasihan dan lancar dalam hafalan Tgk.Ainal berharap agar LPTQ serta SDLB Kabupaten setempat dapat memberikan pendidikan lebih lanjut, agar kedepan Muhammad Albar bisa mengikuti event MTQ cabang Hafizh tuna netra.

Baca Juga:  PW HIMMAH Aceh dan PEMA Al Washliyah Banda Aceh Ikut Serta Memberikan Bantuan Untuk Musibah Banjir Aceh Utara

Selama dalam bimbingan, Muhammad Albar sangat patuh dan taat untuk mengikuti proses belajar mengaji di Mushalla barak Kallista Alam sehingga dengan kepatuhan serta kerajinan tersebut ia telah mampu menyelesaikan hafalan sebanyak 30 Juz. Terang Tgk.Ainal

Sementara itu, Kafaruddin (Ayah dari Muhammad Albar) menjelaskan kondisi mata anak bungsunya memang sejak lahir tidak bisa melihat. “mungkin dengan kondisi demikian Allah memberikan kelebihan kepada Muhammad Albar menghafal Al-Qur’an 30 Juz”. Ungkapnya lirih.

Baca Juga:  Sekda Aceh Serahkan Penghargaan Kepada Kepala Sekolah di Singkil yang Sukses Vaksin Siswa

Kafaruddin menambahkan, dalam mewujudkan cita-cita anaknya untuk menjadi penghafal Al-Quran, Perusahaan PT.Kallista Alam telah membantu memfasilitasi kebutuhan anaknya selama ini, sehingga dengan bantuan tersebut dapat mengurangi beban kesulitan.

Kafaruddin berharap kepada pihak Pemerintah untuk dapat memberi perhatian kepada anaknya agar pendidikan hafizh yang saat ini Albar tekuni dapat dicapai dengan sempurna. [*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *