fbpx
DAERAH  

LSM Aceh Watch: Pemkab Bener Meriah Harus Menyediakan Armada Damkar di Setiap Kecamatan

KABARANDALAN.COM, REDELONG – Lembaga Swadaya Masyarakat LSM Aceh Watch menganggap Pemerintah Kabupaten Bener Meriah tidak serius dalam menghadapi bencana kebakaran, terlihat dari penanggulangan rentetan peristiwa kebakaran di Pasar Simpang Tiga Redelong dan di Kampung Ujung Gele, Kabupaten Bener Meriah.

Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat LSM Aceh Watch Mustaqim, merasa kecewa atas Keterlambatan dan kekurangan Armada Pemadam Kebakaran (Damkar) dalam memadamkan kobaran api yang menghanguskan 20 bagunan di Pasar Simpang Tiga Redelong dan 1 unit rumah di Kampung Ujung Gele bebera hari yang lalu.

Baca Juga:  Banjir Bandang Landa Gampong Paya Tumpi, Takengon

Mustaqim, meminta Pemerintah Kabupaten Bener Meriah untuk serius menyikapi dan cepat mengambil kebijakan kongkrit perihal penanggulangan bencana kebakaran, dikarenkan kejadian peristiwa kebakaran sangat rentan terjadi di Kabupaten Bener Meriah.

Menurut Mustaqim, musibah kebakaran perlu di tanggapi secara Serius oleh Pemkab Bener Meriah, apalagi terlebih tingginya intensitas kebakaran tidak diimbangi dengan ketersediaan Armada Damkar yang memadai.

“Mungkin dengan cara menyediakan armada damkar disetiap kecamatan bisa menjadi salah satu solusi untuk masyarakat setempat”, Sebut Mustaqim Melalui pres rilis nya kedapa Media ini (17/08/20).

Baca Juga:  Bambang Adha Pimpin Pemuda Kecamatan Ketol

Mustaqim, menyarankan kepada petugas Damkar untuk merawat mobil dan juga megecek agar Armada Damkar selalu dalam keadaan siap, dan segera memaksimalkan perlengkapan sarana dan prarasana agar bekerja secara maksimal.

Mustaqim berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bener Meriah Segera Hadirkan Damkar disetiap Kecamatan demi melindungi masyarakat, Agar peristiwa kebakaran dapat ditangani/ditanggulangi sesegera mungkin.

Artinya ada dukungan dari pemerintah mewujudkan program 1 kecamatan 1 unit Mobil Damkar.

“Sekiranya pemerintah mampu mengalokasikan sebagian dari anggaran dana APBD tersebut untuk keperluan masyarakat. Sentuhan ini perlu dilakukan oleh Pemkab Bener Meriah, guna menanggapi hal hal yang terjadi dikemudian hari”.

Baca Juga:  Wakil Ketua PKK Kunjungi Korban Kebakaran di Geuceu

Disamping itu juga kedepannya pemerintah perlu membentuk tim maintenance untuk kelayakan operasional Armada damkar tersebut, damkar harus memiliki mekanik tersendiri untuk menjaga armada tersebut tetap layak jalan dan sigap dalam suatu kejadian, pembentukan tim ini sangat penting agar armada damkar itu tidak duduk diam ditempat saja, Tutup Mustaqim. [S.03]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *