fbpx

KNPI Nagan Raya Ajak Elemen Masyarakat Barsela Tolak Rencana DPRA Hentikan Proyek Multi Years

KABARANDALAN.COM, SUKA MAKMIE – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Nagan Raya, Banta Diman, M.Si, mengharapkan kepada DPRA untuk membatalkan rencana penghentian proses pembangunan proyek Multi years 2020-2022 berupa sejumlah item infrastruktur jalan yang menghubungkan antar daerah khususnya di kawasan Pantai Barat-Selatan-Aceh.

” Sudah puluhan tahun Indonesia merdeka, beri kesempatan kepada masyarakat Pantai Barat untuk menikmati keadilan pembangunan. Jadi, kita berharap kepada DPRA untuk membatalkan niat menghentikan proses pembangunan proyek multi years 2020-2022, khususnya di kawasan Barsela Aceh.” Kata Banta Diman, Minggu, 19/09/2020.

Baca Juga:  Bawaslu Nagan Raya, Money Politic Bukan Cara yang Baik untuk Mencapai Kemenangan

Menurut catatan yang ia dapatkan, Banta Diman menjelaskan item proyek Pemerintah Aceh tahun Jamak untuk Barsela tersebut yakni; pembangunan dua ruas jalan penghubung Blangkjren-Tongra-dan Ruas jalan Babah Rot Abdya-Batas Gayo Lues.

Selanjutnya, sambung Banta, pembangunan dua ruas jalan Trumon-Batas Aceh Singkil dan ruas jalan batas Aceh Selatan-Kuala Baru-Singkil. Kemudian, pembangunan ruas jalan Sinabang-Sibigo, dan ruas jalan Nasreuhe-Lewak-Sibigo di Kabupaten Simeulu.

Terakhir, yang sangat penting tambah Banta, adalah ruas Jantho-Lamno batas Aceh Jaya, sepanjang 66,33 kilometer. Jalur ini akan sangat memudahkan mobilitas masyarakat dan produktivitas ekonomi wilayah Barat Selatan Aceh menuju Lintas Timur.

Baca Juga:  Bangun Drainase Daerah Eks Trans, Masyarakat Nagan Berikan Apresiasi Kinerja TRK Selaku Pimpinan DPRA

“Selama ini, akses masyarakat Barsela ke ibukota provinsi melalui Geurete. Dan tentu dengan tuntasnya jalur alternatif Lamno-Jantho tahun 2022 ini akan lebih mendekatkan jarak tempuh, sekaligus menjadi jalur pilihan jika terjadi bencana pada jalur Guerute yang kerap banjir dan Longsor.” Kata Banta Diman

Lebih lanjut, ketua KNPI Nagan Raya mengajak khususnya kepada seluruh elemen masyarakat Barat Selatan, untuk menolak rencana DPRA  yang ingin menghentikan Proyek Multiyers. sebab menurutnya, tujuan inti dari pembangunan infrastruktur Barsela tersebut adalah membuka Keterisolasian masyarakat, akses mobilitas, dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Mantan Bupati Nagan Raya di Periksa Polisi Terkait Dugaan Kasus Kurupsi Dana Desa

“Jadi, apa alasan sebenarnya DPRA menolak kelanjutan proyek itu, toh mereka punya fungsi pengawasan disitu. Untuk tujuan mulia, kita mengajak seluruh elemen masyarakat Barsela untuk menolak rencana DPRA.” tutup Banta Diman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *