fbpx

DPRK Langsa Diminta Bentuk Pansus PT PEKOLA

Chaidir Hasballah, Ketua Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Aceh / Dok.pribadi

KABARANDALAN.COM, LANGSA – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Aceh, meminta DPRK Langsa untuk segera membentuk Pantia Khusus (Pansus), guna mengawasi sekaligus mengevaluasi anggaran daerah yang telah di kucurkan kepada PT Pelabuhan Kota Langsa (PEKOLA) selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Langsa.

Hal itu dikatakan Chaidir Hasballah, Ketua BPI KPNPA RI Aceh melalui siaran persnya, Kamis (9/7/2020). Ia menyebutkan tingkat urgensi pembentukan Pansus DPRK Langsa untuk PT PEKOLA sudah memenuhi unsur. Apalagi, selama beberapa tahun terakhir secara rutin anggaran daerah telah banyak dikucurkan untuk perusahaan tersebut.

“Tentunya harus ada timbal baliknya untuk daerah. Berapa rupiah yang sudah di hasilkan PT PEKOLA untuk masuk ke kas daerah. Apakah seimbang dengan alokasi anggaran yang telah dikucurkan atau tidak,” ujar Chaidir.

Menurutnya, dalam setahun terakhir informasi miring kerap dialamatkan ke PT PEKOLA, mulai dari manajemen yang beraroma tidak sedap hingga dugaan penyimpangan keuangan di lingkungan perusahaan dimaksud.

“Untuk itu, DPRK Langsa harus menjalankan fungsi pengawasannya dengan membentuk Pansus PT PEKOLA,” ungkap Chaidir.

“Kita berharap Pansus PT PEKOLA ini segera dibentuk oleh DPRK Langsa, guna mengkaji kembali manajemen serta keuangan perusahaan itu. Apalagi, persoalan PT PEKOLA ini juga berdampak terhadap masyarakat luas,” tutup Chaidir Hasballah. (*)

(Redaksi/D)

Baca Juga:  Kasus Pencemaran Nama Baik Wali Kota Langsa, Cut Lem dan Pengacaranya Baca Duplik di PN Langsa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *