fbpx

Dinilai Sangat Meresahkan, Rentenir di Nagan Raya Diusir Warga

Banta Lidan, Ketua Pemuda Umum Desa Ujong Patihah Kecamatan Kuala, Nagan Raya. Rabu, 24 Juni 2020 / kabarandalan.com

KABARANDALAN.COM, Suka Makmue – Dinilai sangat meresahkan masyarakat, Rentenir dilarang masuk dikawasan Desa Ujong Patihah Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya.

Menanggapi permasalahan tersebut, aparatur gampong setempat akan lakukan rapat (musyawarah) dalam pembentukan peraturan khusus terkait Rentenir.

Hal itu dikatakan Banta Lidan, Ketua Pemuda Umum desa Ujong Patihah disalah satu warung didesa tersebut pada kabarandalan.com. Rabu sore, 24 Juni 2020.

“Kita melarang rentenir masuk kedesa kita, jika pun masuk pihak masyarakat akan bertindak sesuai aturan gampong dan resiko tanggung sendiri,” ucap Banta Lidan.

Menurut cerita Banta Lidan, awalnya warga dan aparatur gampoeng setempat sempat lakukan pengusiran terhadap beberapa orang rentenir, karena dinilai mulai meresahkan dan sempat terjadu cek cok terhadap rentenir tersebut.

“Beberapa hari yang lalu, pernah terjadi insiden terhadap beberapa rentenir. Awalnya cek cok dengan warga kita, akhirnya kita usir dari desa kita,” jelas Banta Lidan

Pernah warga (wanita) setempat diajak lari dan pindah keyanikan (agama) oleh pelaku rentenir, namun keluarga dan warga cepat bertindak akhirnya perilaku tersebut tidak terjadi, hal tersebut diketahui keluarga, saat bersangkuta bercerita kepada keluarga dan warga sekitar rumahnya.

“Dulu pernah ada rentenir, ajak warga kita untuk lari dan pindah keyakinan, tapi kita halang dan akhirnya tidak terjadi hal tersebut,” jelas Banta Lidan.

Guna antisipasi tersebut, maka pihak gampong tersebut akan membuat sebuah aturan (kebijakan) khusus terhadap rentenir yang merajalela dikawasan tersebut.

“Kita imbau kepada rentenir, agar jangan memasuki kawasan kita. Himbauan ini guna agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan dikemudian hari,” tutup Banta Lidan (*)

(Redaksi/D)

Baca Juga:  Menanggapi Kritik konstruktif, Kini Plt Gubernur Aceh Lepas Sapi ke Padang Penggembalaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *